TUGAS ANALISA STRUKTUR
RINGKASAN KEKAKUAN DAN DISTRIBUSI BEBAN
Oleh :  NAMA KELOMPOK 3 1.
 
I PUTU AGUS ABDI SATRIA PRATAMA (1761121009) 2.
 
I PUTU ADE ASTINA PUTRA (1761121023) 3.
 
I PUTU PANJI CRISNANDA (1761121028) 4.
 
I KOMANG ADI PALGUNA (1761121030) 5.
 
I PUTU MIYASA (1761121034)
UNIVERSITAS MARMADEWA FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK SIPIL 2017/2018
 
KEKAKUAN DAN DISTRIBUSI MOMEN 1.
 
KEKAKUAN SUDUT ROTASI AKIBAT MOMEN 1.1
 
Balok Jepit - Jepit
Sifat tumpuan jepit :
• Tidak mengijinkan terjadinya rotasi/sudut putaran . • Mampu menerima gaya dengan arah sembarang.
 Gaya pada balok jepit-jepit :
 
1.2
 
Hubungan Garis Elastis & Momen
α
=
 = 0
(jepit - jepit)
 
Deformasi pada system dasar akibat gaya luar
P
 
Deformasi pada system dasar akibat beban
M
1
 = 1
 
Deformasi pada system dasar akibat beban
M
2
 = 1
 Dengan prinsip superposisi diperoleh persamaan garis elastis :
  
o
 M
1
1
 M
2
2
(1)
  
o
 
 M
1
2
 
 M
2
2
Dari
Pers. (1)
,
M
1
 dan
M
2
 dapat diperoleh dengan cara :
M
1
-
α
o
 
2
 
β
o
 
2
(2a)
α
1
β
2
 
α
2
β
1
M
2
β
o
 
1
α
o
 
1
(2b)
α
1
β
2
 
α
2
β
1
Karena kondisi tumpuan jepit - jepit (
 
=
 
 
0
), sehinga
 M
1
 
dan
 
M
2
 
menjadi : M =
 
 − 
 1 12 − 21
 (3a)
 
M2
 
 
−

 
(3b)
 
Dari
Pers. (3a)
 dan
(3b)
, terlihat bahwa
M
1
 dan
M
2
 tergantung pada rotasi/sudut putaran tumpuan (terdapat hubungan antara momen dengann rotasi/sudut putaran
α
 dan
β
 
).
1.3
 
Mencari nilai
 dan
 
Dengan
menggunakan “
 Moment Area Metho
dengan cara membebani sistem
struktur dasar dengan diagram bidang
M
 akibat beban luar sebagai beban.
0
 =
 =
 
sudut putaran/rotasi akibat beban luar pada sistem balok dasar sederhana.
 =
1
 =
 
sudut putaran/rotasi akibat beban M1 = 1 pada balok dasar sederhana.
 =
2
 =
 
sudut putaran/rotasi akibat beban M
2
 = 1 pada balok dasar sederhana.
1.4
 
 
dan
1
 
akibat M1 = 1
(c
1
) Deformasi pada sistem dasar (c
2
) Diagram M akibat M1 = 1 (c
3
) Bidang M/(EI) sebagai beban pada sistem dasar
of 7