Please download to get full document.

View again

of 39

4.metode

Description
metode pekerjaan jembatan untuk lelalng coy
Transcript
    A. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Pekerjaan Pembangunan Rehabilitasi Jembatan Cipager Cs, dilaksanakan untuk meningkatkan dan memperlancar arus kendaraan darat yang melintasi ruas jalan tersebut, sehingga transportasi darat tersebut dapat ditempuh dengan waktu yang lebih cepat dan lancar. Pekerjaan yang dicakup dalam paket ini sesuai dengan spesifikasi dan daftar item pekerjaan dibagi dalam delapan kelompok yaitu Pekerjaan Umum, Perkerasan Berbutir dan Beton Semen, Perkerasan Aspal, Struktur, Pengembalian Kondisi dan Pekerjaan Minor. : 2. Maksud dan Tujuan Metode pelaksanaan ini merupakan penjabaran dari kemampuan penawar untuk melaksanakan paket pekerjaan yang diminati. Metode pelaksanaan menggambarkan kemampuan penawar untuk melaksanakan pekerjaan dari awal sampai dengan akhir pekerjaan. 3. Sumber dana Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jembatan Cipager Cs dibiayai dari dana APBN Tahun  Anggaran 2017. Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jembatan Cipager Cs tersebut diatas direncanakan selesai dalam jangka waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender. 4. Lingkup Pekerjaan Lingkup pekerjaan dari paket : Pekerjaan Rehabilitasi Jembatan Cipager Cs. adalah sebagai berikut : 1. DIVISI 1. UMUM   Mobilisasi   Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas   Jembatan Sementara   Pengamanan Lingkungan Hidup   Manajemen Mutu 2. DIVISI 2. DRAINASE   Galian untuk Selokan Drainase dan Saluran Air   Pasangan Batu dengan Mortar   Saluran berbentuk U Tipe Ds-2   3. DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH   Galian Biasa   Galian Perkerasan Beraspal tanpa Cold Milling Machine   Galian Perkerasan berbutir   Galian perkerasan Beton   Timbunan Pilihan dari sumber galian   Penyiapan Badan Jalan 4. DIVISI 4. PELEBARAN PERKERASAN DAN BAHU JALAN   Lapis Pondasi Agregat Kelas S 5. DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR   Lapis Pondasi Agregat Kelas A   Lapis Pondasi bawah Beton Kurus   Perkerasan Beton Semen untuk Pembukaan Lalu Lintas Umur Beton Lebih dari 1 hari dan kurang dari 3 Hari 6. DIVISI 6. PERKERASAN ASPAL   Lapis Perekat - Aspal Cair   Laston Lapis Aus (AC-WC)   Bahan anti pengelupasan 7. DIVISI 7. STRUKTUR   Beton mutu sedang fc’30 MPa untuk ………   Beton mutu sedang dengan fc’= 20 Mpa   Beton mutu rendah fc’15 MPa   Beton mutu rendah dengan fc’= 10 Mpa   Baja Tulangan U 32 Ulir   Pasangan Batu   Bronjong dengan kawat yang dilapisi galvanis   Expansion Joint Tipe Baja Bersudut   Sandaran (Railing)   Papan Nama Jembatan   Pembongkaran Pasangan Batu   Pembongkaran Beton   Pipa Drainase PVC diameter 100 mm   Pengadaan unit lantai pracetak jenis double T   Pemasangan unit lantai pracetak jenis double T   Penggantian Baut Mutu Tinggi   Pengecatan pada baja non galvanis dengan kategori B   Perkuatan dengan eksternal stressing untuk jembatan dengan bentang 50 M (furnished)   Perkuatan dengan eksternal stressing untuk jembatan dengan bentang 60 M (furnished)    Pengantian Landasan Elastomer Karet Alam 8. DIVISI 8. PENGEMBALIAN KONDISI DAN PEKERJAAN MINOR   Pohon Jenis   Marka Jalan Termoplastik   Rambu Jalan Tunggal dengan Permukaan Pemantul Engineer Grade   Rel Pengaman   Kerb Pracetak Jenis 2 (Penghalang/Barrier)   Kerb Pracetak Jenis 6 (Kerb dengan Bukaan)   Pengecatan Kerb B. METODE KERJA DIVISI UMUM Mobilisasi dan Demobilisasi Lamanya mobilisasi ini akan memakan waktu 3 minggu, yang disesuaikan dengan kebutuhan peralatan berat di lapangan sehingga tidak perlu menyediakan lapangan khusus untuk parkir alat berat di proyek. Untuk bangunan dan fasilitas penunjang akan dipersiapkan segera di proyek dan termasuk pada kegiatan mobilisasi yang paling awal. Untuk mobilisasi alat-alat berat kontraktor berkoordinasi dengan Dinas Instansi terkait untuk pengamanan lalu-lintas existing dan Kepolisian Sektor setempat untuk pengamanan sumber daya kontraktor. Jenis alat yang akan dimobilisasi ke lokasi pekerjaan sesuai penawaran dan kebutuhan dilapangan. Pekerjaan demobilisasi akan dilaksanakan bertahap untuk peralatan dimana peralatan yang sudah tidak dibutuhkan akan segera dikembalikan ke pool. Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas Pekerjaan Manajemen dan Keselamatn Lalu Lintas menyangkut persiapan pelaksanaan pekerjaan di lapangan seperti pembuatan bangunan owner keet, direksi keet dan kontraktor keet, kemudian pagar proyek dan perlengkapannya serta mobilisasi peralatan yang dibutuhkan di lapangan. Sebelum mulai pekerjaan maka harus dipertimbangkan keadaan lalu lintas yang ada. Perlu dilakukan management lalu lintas agar tidak mengganggu pekerjaan maupun pengguna jalan. Dengan tahapan pelakksanaan pekerjaan traffic management :   Dilakukan pengalihan sebagian jalur kendaraan sesuai keadaan dan tingkat kepadatan.   Pemasangan rambu – rambu yang diperlukan, seperi rambu perhatian untuk berhati-hati, sampai dengan rambu pembatas dan larangan yang diperlukan.   Pengaturan lalu lintas untuk kendaraan dan peralatan proyek keluar masuk area pekerjaan agar bisa meminimalkan terjadinya kemacetan, dibuat pagar pengaman  untuk melindungi pekerjaan struktur yang akan dilaksanakan seperti penghamparan rigid, pemasangan girder dan lain-lain. Pengamanan pagar pengaman tersebut untuk membatasi lokasi proyek dengan aktivitas masyarakat umum pengguna jalan.   Melaksanakan koordinasi yang diperlukan dengan dinas atau instansi terkait selama pelaksanaan pekerjaan.   Untuk memperlancar proses pengalihan sebagian jalur lalu lintas ini perlu dilakukan pemasangan rubber cone, rambu-rambu pengarah, petunjuk jalan, bendera-bendera dan pagar pengaman akan dipasangi lampu-lampu sehingga bila sedang kerja malam hari akan tetap terlihat dengan jelas.   Pelaksanaan pekerjaan ini juga akan diawasi oleh personil K-3, yang secara rutin memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan. Pengaturan lalu lintas ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama proyek berlangsung, sehingga sebelum dilaksanakan dilapangan rencana pelaksanaan pengaturan lalu lintas ini akan dikoordinaikan terlebih dahulu dengan pihak yang berwenang. Pengaturan lalu lintas terdiri dari ;   Penyediaan alat-alat pengatur lalu lintas.   Pengecekan, perawatan dan perlindungan sepanjang area kontruksi.   Pemasangan rambu-rambu lalu lintas sepanjang area kontruksi.   Penempatan petugas pengatur lalu lintas pada daerah-daerah tertentu. Selama pelaksanaan pekerjaan, kontraktor akan selalu memelihara jalan yang berada pada area proyek termasuk jalan sementara agar tetap dapat berfungsi dengan baik. Bak truk yang beroperasi akan dilengkapi dengan penutup agar material yang dimuat tidak tercecer disepanjang perjalanan, bila terjadi tumpahan tanah atau yang lainnya segera dibersihkan agar kondisi jalan tetap terjaga kebersihannya. Contoh macam –macam rambu yang diperlukan :
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks