Please download to get full document.

View again

of 9

7._identifikasi_dampak

Description
MODUL 7 METODE IDENTIFIKASI DAMPAK 7.1.Pengertian Identifikasi Dampak Dalam pelaksanaan studi AMDAL (Analisis Mengenai Dampak lingkungan), identifikasi dampak umumnya difokuskan pada kegiatan suatu usaha atau proyek yang diperkirakan akan menjadi sumber dampak serta komponen-komponen/parameterparameter lingkungan yang diperkirakan akan mengalami perubahan mendasar akibat rencana kegiatan/usaha/proyek. Dalam proses identlfiksi dampak, penyusun studi AMDAL harus dapat menetapkan apa yang menjadi p
Transcript
  MODUL 7 METODE IDENTIFIKASI DAMPAK7.1.Pengertian Identifikasi Dampak Dalam pelaksanaan studi AMDAL (Analisis Mengenai Dampak lingkungan),identifikasi dampak umumnya difokuskan pada kegiatan suatu usaha atau proyek yangdiperkirakan akan menjadi sumber dampak serta komponen-komponen/parameter-parameter lingkungan yang diperkirakan akan mengalami perubahan mendasar akibatrencana kegiatan/usaha/proyek.Dalam proses identlfiksi dampak, penyusun studi AMDAL harus dapatmenetapkan apa yang menjadi penyebab dampak atau sumber perubahan lingkunganserta sekaligus menetapkan dengan cermat bagaimana proses yang akan terjadi padakomponen-komponen lingkungan yang akan mengalami dampak. Dari hasil identifikasiini lalu dicari upaya penanganan dampak lingkungan baik berupa upaya pencegahan,penanggulangan maupun pengendalian. Upaya-upaya ini diarahkan agar dapatmengurangi dampak-dampak yang bersifat negatif serta mengembangkan dampak-dampak yang bersifat positif. 7.2.   Posisi Identifikasi Dampak Dalam Proses ANDAL (Analisis DampakLingkungan) Paling sedikit ada 5 (lima) tahapan analisis yang harus ditempuh dalamserangkaian proses penyusunan dokumen ANDAL (Adiwibowo, 1995). Tahapantersebut secara hirarki adalah sebagai berikut :(1.)   Merumuskan dampak penting hipotetik yang relevan untuk ditelaah secaramendalam dalam ANDAL.(2.)   Menetapkan batas ruang dan waktu yang digunakan untuk penyusunan ANDAL.(3.)   Menganalisis beragam data hasil pengaraatan dan pengukuran sehingga diperolehinformasi yang dalam perihal kondisi rona lingkungan sebelum proyek dibangun.(4.)   Memperkirakan besar (magnitude) dan kepentingan (importan ce) dampak Iingkungan yang akan tirobul sebagai akibat adanya kegiatan proyek.(5.)   Mengevaluasi secara holistik kecenderungan dampak penting Iingkungan untuk    2keperluan pengambilan keputusan terhadap kelayakan Iingkungan dari proyek,serta arahan pengelolaan dan pemantauan Iingkungan.Kelima tahapan tersebut merupakan struktur utama dalam tubuh dokumenANDAL yang harus dilakukan. Tahapan ini sangat penting baik bagi penyusundokumen ANDAL maupun bagi penilainya. Jalinan tahapan analisis tersebut disajikanpada Gambar 10.1.Dalam proses penyusunan ANDAL ada tiga jenis metode (Adiwibowo, 1995)yakni :(1.)   Metode Identifikasi Dampak (Impact Identification) ã   Dilakukan untuk mengidentifikasi komponen/parameter Iingkungan yangdiperkirakan akan mengalami perubahan mendasar (dampak penting) sebagaiakibat rencana kegiatan proyek. ã   Identifikasi dampak terutama digunakan disaat proses pelingkupan dalamrangka penyusunan dokumen Kerangka Acuan.(2.)   Metode Prakiraan Dampak (Impact Prediction) ã   Dilakukan untuk memperkirakan arah serta besar perubahan (magnitude) yangakan dialami oleh setiap komponen/parameter Iingkungan yang menurutidentifikasi diperkirakan terkena dampak kegiatan. ã   Dilakukan untuk menilai atau mengevaluasi sifat penting dari perubahan ataudampak Iingkungan tersebut, ditinjau dari kepentingan masyarakat, pakar danatau penerintah. ã   Prakiraan dampak digunakan di saat penyusunan ANDAL.(3.)   Metode Evaluasi Dampak (Impact Evaluation) ã   Dilakukan untuk mengevaluasi secara holistik seluruh komponen atauparameter Iingkungan yang menurut hasil penilaian tergolong mengalamiperubahan mendasar (dampak penting), baik yang bersifat negatif maupunpositif, sebagai dasar untuk pengambilan keputusan atas kelayakanIingkungan dari kegiatan. ã   Dilakukan untuk merumuskan arahan untuk pengelolaan dan pemantauan   3Iingkungan. ã   Evaluasi dampak digunakan di saat penyusunan ANDAL. 7.3.   Pelaksanaan Identifikasi Danpak Seorang penyusun dokumen AMDAL perlu melakukan pekerjaan rmembacaberbagai hasil penelitian buku-buku dan berbagai informasi yang serupa atau berkaitandengan jenis kegiatan/proyek yang akan dibuat dokumen AMDALnya. Misalnyaapabila ingin membuat dokumen AMDAL kegiatan pembangunan bendungan makaperlu diketahui pula bukan hanya masalah teknis pembuatannya tapi juga diperlukaninformasi-informasi tentang sistem pengairan yang akan mempengaruhl biota perairan,sistem sosial-ekonomi-budaya masyarakat menyangkut pemanfaatan sumberdaya air,pola pemanfaatan lahan di hulu sungai yang nantinya akan mempengaruhi tingkat lajuerosi dan sedimentasi dan sebagainya.Keberhasilan dalam proses identifikasi dampak, banyak pula bergantung pulapada kemampuan penyusun dokumen AMDAL dalam memahami rincian kegiatan suatuproyek/usaha yang akan diteliti. Rincian kegiatan yang dimaksud disini adalah uraiansatuan-satuan operas! kegiatan proyek yang dimulai dari tahapan prakonstruksi,konstruksi saropai pada pasca konstruksi, mengingat satuan-satuan operasi ini memilikipotensi terjadinya dampak Iingkungan. Dengan kata lain satuan operasi dapatmerupakan surober dampak.Selain itu dalam proses idenifikasi dampak perlu juga diketahui mengenai ronaIingkungan yang terkena dampak terutama komponen Iingkungan yang langsungterkena daropak dan yang memiliki arti ekologis dan ekonomis. Kondisi kualitatif dankuantitatif dari berbagai sumberdaya alam yang ada di wilayah studi rencanausaha/kegiatan perlu dipelajari secara seksama. Hal-hal ini semuanya berkaitan dengankomponen-komponen Iingkungan hidup yang diasumsikan akan terkena dampak.Adapun kegunaan yang dapat diperoleh dalam mengenal rona Iingkunganadalah untuk menduga keadaan Iingkungan dimasa yang akan datang tanpa proyek dan keadaan Iingkungan masa mendatang dengan proyek/usaha/kegiatan.Pendekatan yang dapat ditakukan untuk mengelola rona ling kungan adalah   4dengan mendaftarkan setiap komponen Iingkungan di jwilayah studi dimana akandilaksanakan suatu proyek. Dampak penting yang diidentifikasi nantinya akanmemegang peranan penting dalam penentuan jenis data yang harus dikumpulkan.Dalam identifikasi dampak dikenal tiga metode (Soemarwoto, 1991)(1.)   Daftar uji yang terdiri atas : ã   Daftar uji sederhana (Simple Checklist) ã   Daftar uji kuesioner (Questioner Checklist) ã   Daftar uji deskriptif (Descriptive Checklist).(2.)   Matriks(3.)   Bagan alir (flow chart). Daftar Uji Sederhana Setiap komponen/parameter Iingkungan yang diasumsikan akan terkenadampak akibat adanya suatu rencana kegiatan atau proyek didaftarkan.Komponen/parameter Iingkungan yang teridentifikasi sebagai komponen yang perlumendapat perhatian diberi tanda (misalnya : V atau X dan sebagainya) selanjutnyadijadikan bahan telaahan dalam studi ANDAL.Sebagai contoh disajikan daftar uji dampak potensial untuk proyek perhubungan(Canter, 1977) pada Tabel 10.1 Daftar Uji Kuesioner Dalam daftar ini dimuat serangkaian pertanyaan-pertanyaan yang dapatmengarahkan penyusun dokumen ANDAL untuk melakukan identifikasi terhadapkomponen-komponen atau parameter Iingkungan hidup yang diasumsikan akanterkena dampak akibat kegiatan/proyek.Tabel 10.2 merupakan contoh daftar uji kuesioner identifikasi dampak proyek pariwisata yang dikembangkan oleh Bank Dunia (1974). Daftar Uji Deskriptif  Daftar uji ini berisi hal-hal penting yang perlu diteliti oleh penyusun dokumen
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks