of 46

Chapter II

Description
17 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pendahuluan Pengecoran logam merupakan salah satu proses pembentukan logam dengan menggunakan cetakan yang kemudian diisi dengan logam cair. Pada proses pengecoran logam bahan baku dicairkan dengan cara memanaskanya hingga mencapai titik lebur, kemudian cairan logam ini dituang kedalam rongga cetakan yang telah disediakan sebelumnya. Logam cair dibekukan dengan cara membiarkanya dalam rongga cetakan selama beberapa lama. Setelah logam cair membeku seluruhnya maka
Transcript
  17 BAB IITINJAUAN PUSTAKA2.1 Pendahuluan Pengecoran logam merupakan salah satu proses pembentukan logamdengan menggunakan cetakan yang kemudian diisi dengan logam cair. Padaproses pengecoran logam bahan baku dicairkan dengan cara memanaskanyahingga mencapai titik lebur, kemudian cairan logam ini dituang kedalam ronggacetakan yang telah disediakan sebelumnya. Logam cair dibekukan dengan caramembiarkanya dalam rongga cetakan selama beberapa lama. Setelah logam cairmembeku seluruhnya maka cetakan dapat dibongkar. 2.1.1 Besi Cor Besi cor adalah paduan besi yang mengandung karbon, silisium,mangan, pospor dan belerang. Besi cor dikelompokkan menjadi besi cor kelabu,besi cor kelas tinggi, besi cor kelabu paduan, besi cor bergrafit bulat, besi cormampu tempa dan besi cor cil. Struktur mikro dari besi cor terdiri dari ferlit atauperlit dan serpian karbon bebas. Kekuatan tarik dari besi cor kira – kira 10 – 30kgf/mm², titik cairnya kira – kira 1200 ºC.Besi cor kelabu mempunyai sifat mampu cor sangat baik serta murah,sehingga besi cor jenis ini paling banyak digunakan untuk benda – benda coran.Besi cor kelas tinggi mengandung lebih sedikit carbon dan silikon, ukuran grafit Universitas Sumatera Utara  18bebasnya agak kecil dibanding besi cor kelabu, kekuatan tariknya kira – kira 30 -50 kgf/mm².Besi cor kelabu paduan mengandung unsur – unsur paduan dan grafit,mempunyai struktur yang lebih stabil sehingga sifat – sifatnya lebih baik. Unsur –unsur yang ditambahkan adalah : Krom, Nikel, Molibdenum, Vanadium, Titandan sebagainya yang menyebabkan sifat tahan panas, tahan aus, tahan korosi, danmampu mesin yang sangat baik.Besi cor mampu tempa dibuat dari besi cor putih yang dilunakkan padasebuah tanur dalam waktu yang lama. Menurut standart mikronya besi cor mamputempa terdiri atas : besi cor mampu tempa erapian hitam, besi cor mampu tempaperapian putih, dan besi cor mampu tempa perlit. Besi cor mampu tempamempunyai keuletan dan perpanjangan yang lebih baik dibanding dengan besi corkelabu.Besi cor grafit bulat dibuat dengan jalan mencampurkan mangnesium,kalsium, atau serium ke dalam cairan logam sehingga grafit bulat akanmengendap. Besi cor cil adalah besi cor yang mempunyai permukaan terdiri daribes cor putih dan bagian dalamnya terdiri dari struktur dengn endapan grafit. 2.1.2 Baja Cor Baja cor digolongkan dalam baja karbon, dan baja paduan. Coran bajakarbon adalah paduan besi karbon dan digolongkan menjadi tiga macam yaitubaja karbon rendah (C<0,2 %), baja karbon menengah (C 0.2 – 0.5 % ) , bajakarbon tinggi (C 0.5 – 2 %). Kadar karbon yang rendah menyebabkan keliatanrendah, perpanjangan (elongation) yang tinggi dan sifat mampu las yang baik. Universitas Sumatera Utara  19Titik cair baja cor sekitar 1500 ºC, mampu cornya lebih buruk dibandingkan besicor akan tetpi baja cor baik digunakan sebagai bahan untuk bagian – bagian mesinsebab kekuatanya yang tinggi dan harganya yang rendah.Baja cor paduan adalah baja cor yang ditambah unsur – unsur paduanseperti : Mangan, Krom, Molidenum atau Nikel. Unsur paduan ini ditambahkanuntuk memberikan sifat – sifat yang khusus pada baja seperti : sifat tahan aus,tahan asam dan tahan korosi. 2.1.3 Baja paduan Baja paduan didefenisikan sebagai suatu baja yang dicampur dengansatu atau lebih unsur campuran seperti nikel, kromium, molibden, vanadium,mangan, dan wolfram yang berguna untuk memperoleh sifat-sifat yangdikehendaki (keras, kuat dan liat), tetapi unsur karbon tidak dianggap sebagaisalah satu unsur campuran. Penambahan unsur didalam baja karbon dapatdilakukan dengan satu unsur atau lebih dan tergantung pada karakteristik atausifat-sifat baja yang dibuat. Suatu kombinasi antara dua unsur atau lebih unsurcampuran memberikan sifat khusus dibandingkan dengan satu unsur campuran,misalnya baja yang dicampur dengan kromium dan nikel akan menghasilkan bajayang mempunyai sifat keras dan kenyal. Adapun pengaruh unsur-unsur campuranterhadap sifat-sifat baja adalah sebagai berikut :1.   Baja karbon mempunyai kekuatan yang terbatas dan tegangan pada bajayang berpenampang besar harus dikurangi. Kekuatan baja dapat dinaikkandengan menambah unsur campuran seperti nikel, mangan, dalam jumlahyang kecil kedalam besi dan menguatkannya. Universitas Sumatera Utara  202.   Kekenyalan baja dapat diperoleh dengan menambah sedikit nikel yangmenyebabkan butiran-butirannya menjadi halus.3.   Ketahanan pemakaian baja dapat diperoleh dengan menambah unsurpenstabil karbid, misalnya kromium dan nikel sehingga terjadi penguraiankarbid. Cara lain untuk menghasilkan ketahanan pakai adalah denganmenambah nikel atau mangan agar transformasi temperatur rendah, danakan menyebabkan pembentukan austenit dengan jalan pendinginan. Bajapaduan ini dilakukan pengerjaan panas untuk kekerasan dan ketahanan.4.   Kekerasan dan kekuatan baja karbon akan mulai turun bila temperaturmencapai 2500 ºC. Ketahanan panas dapat diperoleh dengan menaikkantemperatur transformasi dengan cara menambahkan krom dan wolframatau dengan merendahkan temperatur transformasi dengan menambahkannikel yang menghasilkan suatu struktur austenit setelah dilakukanpendinginan. Pertumbuhan butiran berhubungan dengan pemanasan padatemperatur tinggi tetapi dapat diimbangi dengan penambahan unsur nikel.Unsur kromium cendrung menaikkan pertumbuhan butiran danpenambahan nikel akan menyebabkan baja kromium tahan terhadaptemperatur tinggi. Agar dapat memperbaiki ketahanan baja terhadap bebanrangka maka ditambahkan sejumlah kecil molibdem.5. Ketahanan baja terhadap tahan karat diperoleh dengan menambahkan unsurkrom sampai 12% sehingga membentuk lapisan tipis berupa oksida padapermukaan baja untuk mengisolasikan antara besi dengan unsur-unsuryang menyebabkan karatan. Baja tahan karat yang paling baik terutamapada temperatur tinggi, yaitu diperoleh dengan cara menggunakan nikel Universitas Sumatera Utara
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks