of 63

Chapter II

Description
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Kecerdasan Buatan Komputer telah berkembang sebagai alat pengolah data, penghasilan informasi. Bahkan komputer juga turut berperan dalam pengambilan keputusan. Tidak buas hanya dengan fungsi tersebut, para ahli komputer masih terus mengembangkan kecanggihan komputer agar dapat memiliki kemampuan seperti manusia. Ilmu yang mempelajari cara membuat komputer dapat bertindak dan memiliki kecerdasan seperti manusia disebut kecerdasan buatan (Turban, 1995). Bidang-bidang y
Transcript
   BAB 2LANDASAN TEORI2.1 Kecerdasan Buatan Komputer telah berkembang sebagai alat pengolah data, penghasilan informasi.Bahkan komputer juga turut berperan dalam pengambilan keputusan. Tidak buashanya dengan fungsi tersebut, para ahli komputer masih terus mengembangkankecanggihan komputer agar dapat memiliki kemampuan seperti manusia.Ilmu yang mempelajari cara membuat komputer dapat bertindak dan memilikikecerdasan seperti manusia disebut kecerdasan buatan (Turban, 1995). Bidang-bidangyang termasuk dalam kecerdasan buatan antara lain : Penglihatan Komputer( Computer Vision ), Pengolahan Bahasa Alami (  Natural Language Processing ),Robotika (  Robotics ), Sistem Syaraf Buatan (  Artificial Neural System ), dan SistemPakar (  Expert System ).Kecerdasan buatan adalah suatu ilmu yang mempelajari cara membuatkomputer melakukan sesuatu seperti yang dilakukan oleh manusia (Minsky, 1989).Kecerdasan buatan (  Artificial Intelligence ) merupakan kawasan penelitian,aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukansesuatu hal yang dalam pandangan manusia adalah cerdas (H. A. Simon, 1987).Kecerdasan buatan sebagai sebuah studi tentang bagaimana membuatkomputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik olehmanusia (Rich and  Knight, 1991). Universitas Sumatera Utara  Ada tiga tujuan kecerdasan buatan, yaitu : membuat komputer lebih cerdas,mengerti tentang kecerdasan, dan membuat mesin lebih berguna. Yang dimaksudkecerdasan adalah kemampuan untuk belajar atau mengerti dari pengalaman,memahami pesan yang kontradiktif dan ambigu, menanggapi dengan cepat dan baik atas situasi yang baru, menggunakan penalaran dalam memecahkan masalah sertamenyelesaikan dengan efektif ( Winston dan Prendergast, 1994).Kecerdasan buatan berbeda dengan program konvensional. Pemrogramankonvensional berbasis pada algoritma yang mendefinisikan setiap langkah dalampenyelesaian masalah dan dapat menggunakan rumus matematika atau prosedursekuensial untuk menghasilkan solusi. Dalam kecerdasan buatan, sebuah simbol dapatberupa kalimat, kata atau angka yang digunakan untuk merepresentasikan obyek,proses, dan hubungannya. Obyek dapat berupa manusia, benda, ide, konsep, kegiatan,atau pernyataan dari suatu fakta. Proses digunakan untuk memanipulasi simbol untuk menghasilkan saran atau pemecahan masalah. Selain itu kecerdasan buatan dapatmelakukan penalaran terhadap data yang tidak komplit. Hal ini sangat mustahildilakukan oleh pemrograman konvensional. Kemampuan penalaran dan penjelasanterhadap setiap langkah dalam pengambilan keputusan menjadi kelebihan darikecerdasan buatan (Turban, 1995). 2.1.1   Domain Penelitian dalam Kecerdasan Buatan Beberapa bidang penelitian dalam kecerdasan buatan di antaranya :1.   Formal tasks (matematika, games ).2.    Mundane tasks (  perception, robotics, natural language, common sense,reasoning ).3.    Expert tasks (  financial analysis, medical diagnostics, engineering, scientificanalysis, dll.). Universitas Sumatera Utara  2.1.2   Konsep Kecerdasan Buatan Ada beberapa konsep yang harus dipahami dalam kecerdasan buatan, di antaranya :1.   Turing test – Metode Pengujian Kecerdasan Turing test  merupakan sebuah metode pengujian kecerdasan yang dibuat olehAlan Turing . Proses uji ini melibatkan seorang penanya (manusia) dan duaobyek yang ditanyai. Yang satu adalah seorang manusia dan satunya adalahsebuah mesin yang akan diuji.2.   Pemrosesan Simbolik Komputer semula didesain untuk memproses bilangan/ angka-angka(Pemrosesan Numerik). Sifat penting dari kecerdasan buatan adalah bahwakecerdasan buatan merupakan bagian dari ilmu komputer yang melakukanproses secara Simbolik dan Non-algoritmik dalam penyelesaian masalah.3.    Heuristic  Heuristic merupakan sustu strategi untuk melakukan proses pencarian ( search )ruang problem secara selektif, yang memandu proses pencarian yang kitalakukan sepanjang jalur yang memiliki kemungkinan sukses paling besar.4.   Penarikan Kesimpulan (  Inferencing )Kecerdasan buatan mencoba membuat mesin memiliki kemampuan berfikiratau mempertimbangkan ( reasoning ). kemampuan berfikir ( reasoning )termasuk didalamnya proses penarikan kesimpulan ( inferencing ) berdasarkanfakta- fakta dan aturan dengan menggunakan metode hueristik atau pencarianlainnya. Universitas Sumatera Utara  5.   Pencocokan Pola ( Pattern Matching )Kecerdasan Buatan bekerja dengan metode pencocokan pola ( Pattern Matching ) yang berusaha untuk menjelaskan objek, kejadian ( event  ) atauproses, dalam hubungan logik atau komputasional. 2.1.3   Lingkup Kecerdasan Buatan pada Aplikasi Komersial Makin pesatnya perkembangan teknologi menyebabkan adanya perkembangan danperluasan lingkup yang membutuhkan kehadiran kecerdasan buatan. Karakteristik ‘cerdas’ sudah mulai dibutuhkan di berbagai disiplin ilmu dan teknologi. Kecerdasanbuatan tidak hanya dominan di bidang ilmu komputer (informatika), namun jugasudah merambah di berbagai disiplin ilmu yang lain. Irisan antara psikologi dankecerdasan buatan melahirkan sebuah area yang dikenal dengan nama Cognition and Psycolinguistics . Irisan antara teknik elektro dengan kecerdasan buatan melahirkanberbagai ilmu seperti: pengolahan citra, teori kendali, pengenalan pola dan robotika.Adanya irisan penggunaan kecerdasan buatan di berbagai disiplin ilmutersebut menyebabkan cukup rumitnya untuk mengklasifikasikan kecerdasan buatanmenurut disiplin ilmu yang menggunakannya. Untuk memudahkan hal tersebut, makapengklasifikasian lingkup kecerdasan buatan didasarkan pada output yang diberikanyaitu aplikasi komersial (meskipun sebenarnya kecerdasan buatan itu sendiri bukanmerupakan medan komersial). Lingkup utama dalam kecerdasan buatan adalah:1.   Sistem Pakar (  Expert System ). Disini komputer digunakan sebagai saranauntuk menyimpan pengetahuan para pakar. Dengan demikian komputer akanmemiliki keahlian untuk menyelesaikan permasalahan dengan meniru keahlianyang dimiliki oleh pakar.   2.   Pengolahan Bahasa Alami (  Natural Language Processing ). Denganpengolahan bahasa alami ini diharapkan user  dapat berkomunikasi dengankomputer dengan menggunakan bahasa sehari-hari. Universitas Sumatera Utara
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks