of 20

Memorandum Edisi 19 April 2018

Description
KAMIS WAGE, 19 APRIL 2018HARGA Rp 3.500,-WEBSITE: memorandum.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.comGara-Gara “Apel Washington”Oleh: Dahlan Iskangreen card…
Transcript
KAMIS WAGE, 19 APRIL 2018HARGA Rp 3.500,-WEBSITE: memorandum.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.comGara-Gara “Apel Washington”Oleh: Dahlan Iskangreen card penduduk Hongkong. Bahkan dia baru saja diberi paspor negara Antigua dan Berbuda. Paspor diplomatik pula. Dengan empat senjata itu sebenarnya dia bisa berlindung di balik hukum negara lain. Hukum Kanada maupun hukum Hongkong. Bahkan bisa sembunyi di negara mini itu. Di tengahsamudra Atlantik. Nama konglomerat ini: Xiao Jianhua. Umur 45 tahun. Kelahiran propinsi Shandong. Pantai timur Tiongkok. Nama grup usahanya: Tomorrow Group. Masuk bursa Shanghai dan Hongkong. Pendidikannya istimewa: Beijing  Bersambung ke halaman 11 FOTO: MEMORANDUM/ANKonglomerat yang satu ini mencoba berkelit. Dia tidak mau langsung kooperatif. Tidak mau seperti bos Wanda, Wang Jianglin. Tapi juga tidak mau terang-terangan “mbalelo”. Seperti bos Anbang, Wu Xiaohui. Cara berkelitnya juga canggih. Jadi warga negara Kanada. Juga pemegangMaling Motor Patemon DimassaTersangka diamankan di lokasi kejadian.Gresik, Memorandum Pelaku maling motor, Anwar Hamid Yahya (31), warga Jalan Petemon Barat, Kelurahan Patemon, Kecamatan Dukuh  Bersambung ke halaman 11 SEKELUARGA TEWAS TABRAKTRUK PARKIR Sidoarjo, Memorandum Jalan by pass Krian, salah satu jalur tengkorak di Sidoarjo, kembali memakan korban. Kali ini yang menjadi korban sekeluarga, terdiri dari bapak, ibu, dan anak tewas, setelah motor yang y g ditumpanginya p menabrak truk parkir, Rabu (18/4), pagi.  Bersambung ke halaman 11 Kronologi kejadian1Achmad Zaenudin (36), membonceng istri dan anaknya, mengendarai Honda Vario AG 5800 ES, di Jalan by pass Krian.Gempa Hancurkan Rumah dan Masjid 2 Achmad Zaenudin yang melaju dari barat ke timur, mendahului kendaraan di depannya melalui lajur kiri.Korban dikejutkan ada truk parkir di bahu jalan karena mogok, dan jarak motor sudah terlalu dekat. Sehingga kecelakaan tak terhindarkan.Kondisi motor korban dan truk di lokasi kejadian.Gempa bumi tektonik berkekutan 4,4 Skala Richter (SR) mengguncang Banjarnegara, Jawa Tengah. Rumah-rumah penduduk, masjid, dan sekolahan khususnya di Kecamatan Kalibening, mengalami kerusakan parah. Bahkan ada yang ambruk, rata dengan tanah.FOTO-FOTO: ISTIMEWA3BERITA SELENGKAPNYA BACA DI HALAMAN 3Korupsi Proyek IPAL RPH SurabayaKejari Tanjung Perak Tahan 2 TersangkaPEDANGDUT Selfi yang namanya melambung berkas kontes KDI, belakangan ini diketahui jarang tampil di televisi. Bukan hanya  Bersambung ke halaman 11 BBPOM Sita 780 Kemasan Obat Impor Ilegal Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Surabaya mengamankan sebanyak 780 kemasan obat impor ilegal dari toko obat tradisional Ban Tji Tong di Jalan Jagalan 16, Rabu (18/4).BACA DI HALAMAN 16FOTO: MEMORANDUM/FERRYKomisi III Janji Kawal Kasus Sipoa Juga Cari Jalan Keluar Bagi Korban Surabaya, Memorandum Komisi III DPR RI, Rabu (18/4) sore, memenuhi janjinya melakukan sidak di lokasi proyek Sipoa, tepatnya di komplek Royal Avatar World (RAW) Sidoarjo. Setelah melihat langsung kondisi di lapangan yang tidak sesuai fakta, Komisi III berjanji akan mengawal kasus investasi diduga abal-abal ini sampai tuntas. Di lokasi proyek, rombongan Komisi III didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Dir Reskrimum Kombes Pol Agung  Bersambung ke halaman 11 SEJUTA KISAH RUMAH TANGGAPetugas menunjukkan barang bukti dan para tersangka.Komplotan Pembobol Apotek Digulung Surabaya, Memorandum Petugas Unit Premanisme Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim meringkus komplotan pembobol apotek dan toko farmasi di Kediri. Tiga tersangka diamankan beserta barang bukti obat-obatan dan sejumlah uang, Rabu (18/4).  Bersambung ke halaman 11 FOTO: MEMORANDUM/SUJATMIKOSeleksi JodohSunaryo (baju putih) dan Lutfia Rachmad diperiksa jaksa sebelum dikirim ke tahanan cabang Rutan Kelas I Kejati Jatim.Anggota Komisi III Adies Kadir dan Desmond J Mahesa terlihat di lokasi proyek. FOTO: MEMORANDUM/DANNYSelfi KDIFOTO: MEMORANDUM/TRIYOKOSurabaya, Memorandum Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, menahan dua tersangka kasus korupsi proyek instalasi pengelolahan air limbah (IPAL) di Perusahan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Surabaya. Kedua tersangka langsung dijebloskan di Tahanan Cabang Rutan Kelas I Kejati Jatim. Dua orang yang ditahan adalah Ketua Pengadaan Barang, Sunaryo, dan Pimpinan Proyek IPAL  Bersambung ke halaman 11 CLBK Selepas Reuni SMP (1)Nyatakan Rindu, Diludahi di Depan Teman-Teman +Meng, gempa 4,4 SR menggucang wilayah Kabupaten Banjarnegara hingga menewaskan satu orang.-Jadi ingat lagu musisi Ebiet G Ade “Berita kepada Kawan” yang menggambarkan bencana.Si Mameng (Intropeksi)Cinta lama bersemi kembali (CLBK) pada acara reuni sudah jamak terjadi. Begitu juga yang dirasakan Jatmiko (50, samaran) pada reuni SMP tahun lalu. Hatinya langsung pyar begitu melihat Nindi (50, samaran), wanita yang pernah mengisi relung-relung hatinya. Rahajeng Puspitasari, Surabaya Jatmiko yang kini terkenal sebagai du-ren sawit (duda keren sarang duit) sangat dihormati teman-temannya. Ini berbeda dengan zaman sekolah dulu. Saat itu nama Jatmiko hampir tidak dikenal. Selain wajahnya di bawah standar, kepandaian dia juga jauh di bawah rata-rata. Walau begitu, Jatmiko memiliki selera pemberani. Dia naksir gadis paling cantik di kelasnya, putri kepala dinas, pemegang peringkat pertama di sekolah, yang judesnya nggak ketulungan. Namanya Nindi. Namun begitu Jat Bersambung ke halaman 11 Ketiga tersangka didampingi petugas.Polisi Gagalkan Pesta Sabu Randu Barat Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Tambaksari meringkus tiga tersangka, yang hendak menggelar pesta sabu di Jalan Randu Barat. Merekalah CRJ (14), warga Jalan Gubeng Kertajaya; Teddy Erdiansyah (18), Warga Jalan Gubeng Masjid IV; Serta, Aan Sanjaya (31), warga Jalan Randu Barat VII.  Bersambung ke halaman 11 PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390, 8276072  REDAKSI: 031-8275391  FAX: 031-8275392  JAWA POS GROUPKAMIS WAGE, 19 APRIL 2018HALAMAN 2 INFO R MA SI MATA UANGPRAKIRAAN CUACA SURABAYAGRESIKSIDOARJOHUJAN SEDANG Suhu 26 - 34°CHUJAN SEDANG Suhu 26 - 34°CCERAH BERAWAN Suhu 26 - 34°CBANGKALANMOJOKERTOLAMONGANHUJAN PETIR Suhu 25 - 34°CHUJAN SEDANG Suhu 22 - 30°CHUJAN SEDANG Suhu 25 - 33°CHUKUM & KRIMINALUSD AUD CNY HKD SGD MYRMATA UANG (Dolar Amerika) (Dolar Australia) (Yuan China) (Dolar Hongkong) (Dolar Singapura) (Ringgit Malaysia)NILAI 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00KURS JUAL 13,839.00 10,750.14 2,203.07 1,762.95 10,556.06 3,557.58KURS BELI 13,701.00 10,640.20 2,181.10 1,745.35 10,450.00 3,517.59Satpam Dibunuh Kakak IparPredator Mojo Divonis 9 Tahun Surabaya, Memorandum Ketua majelis hakim Jihad Arkhanuddin memvonis terdakwa Abdul Ghofur alias Ghofur (24), predator yang mencabuli anak di bawah umur sebanyak 29 kali, selama 9 tahun penjara, Rabu (18/4). Dalam amar putusannya, Jihad mengatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti melakukan tindakan pidana sesuai dengan dakwaan penuntut umum. Yaitu Pasal 82 ayat (1) jo Pasal 76E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. “Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Abdul Ghofur alias Ghofur selama sembilan tahun dikurangi selama ditahan. Dan denda sebesar tiga miliar rupiah subsidair selama tiga bulan kurungan,” ujar Jihad. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim sebenarnya cukup ringan dibandingkan dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya Marsandi, selama 14 tahun, denda Rp 5 juta subsidair enam bulan kurungan. Terhadap vonis tersebut, terdakwa asal Jalan Mojo Klangru Lor, yang sebelumnya sempat berkonsultasi dengan penasehat hukumnya Fariji dari LBH Lacak, memutuskan untuk menerimanya. “Saya terima Pak Hakim,” jawab Ghofur. Begitu juga halnya dengan jaksa Marsandi yang menerima putusan dari hakim tersebut. Sebelumnya, perbuatan pemuda asal Desa Pucang Simo, Kecamatan Kedung Mulyo, Kabupaten Jombang, ini dilakukan berulang kali sejak September hingga November 2017. Terdakwa sering melihat korban bermain di halaman kontrakannya, karena ditinggal bekerja kedua orang tuanya, lalu mengajaknya masuk kamar. Untuk mengalihkan perhatian korban, terdakwa meminjamkan HP dan memutarkan film lucu. (fer/tyo) Servis Mesin Biologis 2 BocahSeorang mekanik bengkel di Aceh, sebut saja Ableh CD (23), ditangkap polisi. Ableh dinilai salah alamat saat bekerja. Yang diutak-atik bukan mesin kendaraan seperti biasa, melainkan mesin reproduksi biologis. Celakanya, mesin reproduksi biologis itu pun bukan milik wanita dewasa di atas 18 tahun, malinkan milik bocah sembilan tahun. Korban yang satu lagi malah lebih menyed menyedihkan: pemilik tulang raw rawan yang masih berusi sia tujuh tahun. “Masing-masing k korban dijatah tiga kali,” kata Kapolresta Banda Aceh AKBP Trisno Riyanto, Rabu (11/4), sebagaimana dilansir d detik.com. Pelaku mengaku menyervis mesin-mesin reproduksi biologis bocah-bocah tadi di rumah masing-masing. Gas mereka ditancap keras dan dibleyer-bleyer sampai njedok. Kabarnya ada mesin yang digarap sampai over hingga pemiliknya wadul ke ortu. Berbekal wadulan itulah, ortu korban lantas melapor ke polisi. Ableh pun diciduk di rumahnya tanpa perlawanan. Padahal, saat menervis mesin-mesin korbannya, tingkahnya gak karu-karuan. (*/jos) Komisaris Utama: Mangestuti Agil Komisaris: Juniarno D Purwanto Direktur: Choirul Shodiq Wakil Direktur: Ahmad Bajuri Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’iFOTO: MEMORANDUM/WANmenyadari bahaya yang mengincarnya. “Saat berhenti di traffic light, tersangka langsung menyayat leher korban. Dan tidak berhenti disitu, ia juga menusuk sejumlah bagian tubuh dengan menggunakan pisau yang dibawa-nya dari rumah,” ungkap Gatot. Mengetahui korbannya jatuh tersungkur, Erwin melarikan diri. Namun usahanya tidak berlangsung lama, sebab petugas yang dibantu warga akhirnya dapat membekuknya.Terdakwa Moh Denand Fadel Bangsawan dan Kuswanto di PN Surabaya.Pelatih Selancar Air Tersandung Narkoba Surabaya, Memorandum Gara-gara narkoba, dua pelatih selancar air Jatim duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (18/4). Keduanya yaitu Moh Denand Fadel Bangsawan alias Fadelan (25), warga PerumWisma Indah II, Blok K.6, dan Kuswanto (33), warga Jalan Sukolilo Lor Gang 6. Mereka mendengarkan kesaksian dua saksi meringankan yang dihadirkan oleh Sunarno Edy Wibowo, penasehat hukum dari Denand. Sayangnya, keterangan kedua saksi yaitu Burhan, pengasuh panti asuhan di Jalan Mulyosari Raya, dan mertua Denand, terkesan melenceng dari pokok perkara persidangan. “Saya kenal Denand karena sering main dan tidur di panti asuhan. Ia temannya anak asuh saya, anaknya juga baik “jelas Burhan, Rabu (18/4). Lanjut Burhan, berkat bimbingan Denand, anak asuhnya bisa menjuarai selancar air. “Hadiahnya buat bangun rumah di desa, “ tambah Burhan lagi. Lain halnya yang diterangkan mertua Denand. Saksi mengetahui menantunya dikenal baik.”Anaknya baik. Dan konsekuen saat meminta anaksaya,”jelasnya. Sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa. Majelis hakim yang diketuai Slamet Riadi, lalu meminta keterangan kedua terdakwa yang sama-sama didampingi penasehat hukum. Pemeriksaan pertama kepada Kuswanto. Secara blak-blakan, terdakwa menceritakan kronologis pembelian hingga penangkapan oleh polisi di Jalan Kenjeran. “Awalnya Denand menghubungi saya untuk mencarikan truk untuk membawa peralatan selancar ke Jakarta, dan sudah saya carikan,” ujar Kuswanto, yang didampingi penasehat hukum Fariji dari LBH Lacak. Lanjut Kuswanto, tiba-tiba dirinya diWA (whats app) Denand yang isinya ajakan untuk membeli sabu. “Kus, Ayo,” jelasnya. Kode itu selalu dikirim Denand, ketika mengajak membeli narkoba. Karena tak ada uang, Kuswanto mengatakan hal itu kepada Denand. “Saya bilang tidak ada, tapi Denand mengatakan memakai uangnya,” jelasnya. Setelah uang diambil dari ATM di dekat SPBU Jalan Mulyosari, kedua menuju ke Jalan Sidotopo Pasar. “Saya yang turun, dan Denand menunggu di motor.Anwar (kanan) didampingi petugas.Maling HP Terminal Ro-Ro Digulung Surabaya, Memorandum Upaya kabur Anwar (40), usai menggasak HP di Terminal Ro-Ro (Roll On-Roll Off ), Pelabuhan Tanjung Perak, digagalkan anggota Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Pria asal Para-Pare, Sulawesi Selatan, ini dibekuk di pintu keluar Dermaga Jamrud. Untuk mencari sasaran, pria perantauan ini keliling di sekitar area parkir mobil. Pada saat itulah dia melihat HP Xiomi yang diletakan di atas dashboard mobil milik Sukatma (27). “Pemilik HP sedang tertidur, dan posisi kaca mobil terbuka. sehingga tidak sulit bagi tersangka mengambil HP tersebut,” terang Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Tinton Yudha Riambodo, Rabu (18/4).Setelah barang dapat, lalu kembali ke rumah tapi akhirnya tertangkap,” jelas Kus yang sempat menjepitkan satu poket sabu 0,43 gram itu di daun telinga tersebut. Keterangan Kus dibantah Denand. Menurut pelatih selancar air Jatim itu, bahwa dirinya meminjamkan yang Rp 150 ribu kepada Kuswanto untuk membeli susu dan popok. “Saya tak menyuruh beli narkoba. Ia (Kuswanto, red) pinjam uang ke saya untuk beli susu dan popok,”jelasnya. Denand juga menambahkan, dirinya diajak ke Jalan Sidotopo Pasar tak membeli narkoba, tetapi ke rumah sopir truk yang akan disewa untuk ke Jakarta. “Saya tahunya di sana banyak truk, kata Kus ia menemui sopirnya. Soal narkoba saya tidak tahu,” bantahnya, kemarin. Denand juga menjelaskan, selama pemeriksaan BAP, dirinya dalam tekanan penyidik. “Saya tertekan dan dipaksa menandatangani BAP, meski saya menolaknya,” ujarnya. Mendengar pengakuan Denand, pemeriksaan terdakwa dihentikan majelis hakim. Untuk persidangan selanjutnya, majelis hakim diminta untuk menghadirkan dua penyidik. (fer/tyo)“Selain tersangka, turut pula kita sita sebagai barang bukti. Di antaranya pisau penghabisan, lengkap dengan sarungnya, sweater dan celana yang terdapat bercak darah, serta motor milik korban,” imbuhnya. (wan/tyo)FOTO: MEMORANDUM/TYOSurabaya, Memorandum Guna mengantisipasi tindak penipuan via telepon, Bhabinkamtibmas Polsek Wiyung memberikan bimbingan dan penyuluhan (binluh) kepada ibu-ibu PKK Kelurahan Balas Klumprik, Rabu (18/4). Bhabinkamtibmas Polsek Wiyung untuk Kelurahan Balas Klumprik Aiptu Dwi Indra memberikan imbauan agar para ibu-ibu PKK lebih waspada dan tidak mudah percaya apabila menerima telepon menang undian berhadiah dari orang tak dikenal. Ada juga modus operandi lain dari pelaku, yakni memberi kabar bahwa saudara atau anggota keluarga baik tentang kecelakaan atau menyangkut tindak pidana. Jika menemui kejadian seperti ini, sebaiknya dilakukan pengecekan kepada keluarga yang terkait. “Tidak perlu panik dan langsung mempercayai orang yang menghubunginya, sehingga dapat menghindarkan diri menjadi korban penipuan,” imbau Dwi Indra. Berbagai modus penipuan dilakukan para pelaku kejahatan, akan tetapi dengan kewaspadaan dan kepedulian lingkungan diharapkan kejadian penipuan tidak akan dialami warga. Kegiatan penyuluhan tersebut, yang dilakukan Dwi Indra, dirasakan sangat bermanfaat bagi para peserta, sehingga sangat antusias dan seksama dalam menyimak penyuluhan tersebut. (rio/fer)Kondisi korban Slamet di lokasi dan Tersangka Erwin diamankan petugasKetika tersangka akan meninggalkan mobil, ternyata korban terbangun, dan melihat HP miliknya sudah tidak ada di tempatnya lagi. Karena milihat tersangka lari, sehingga korban berteriak “maling” sambil menunjuk ke arah tersangka. “Ada anggota kami yang tidak jauh dari lokasi, dan berupaya mengejar tersangka ketika mendengar teriakan korban. Dengan barang bukti di tangan, tersangka tidak dapat mengelak lagi,” lanjutnya. Dalam penyidikan diakui tersangka bila dirinya nekat mencuri karena sudah tidak punya uang, dan rencananya HP tersebut akan dijual. “Belum sampai menjual, saya malah tertangkap polisi,” terang tersangka. (tyo/fer)FOTO: MEMORANDUM/RYOWaspada Penipuan via Teleponungkap pembunuhan ini berawal tersangka yang berkerja sebagai penjaga toko minyak di daerah Gedeg, Mojokerto, dibonceng korban dengan mengendarai motor Honda Revo S 6291 JI. “Tersangka berangkat dengan menggunakan bus, lalu turun di perempatan Tunggorono. Selanjutnya ia dijemput oleh korban,” lanjut Gatot. Karena yang dijemput masih saudara,sehingga korban tidakFOTO: MEMORANDUM/FERBhabinkamtibmas Polsek Wiyung Aiptu Dwi Indra memberikan penyuluhan.Akibatnya korban asal Dusun Nurahman, Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, mengalami 17 luka tusukan dibagian punggung, serta perut. Termasuk satu luka sayatan di leher korban. “Kami masih meminta keterangan tersangka secara intensif,” terang Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyobudi, Rabu (18/4). Dari hasil penyidikan, ter-TKP motor raib.Terus Memantapkan Komitmen Sekali Beraksi, 2 Motor Amblas Surabaya, Memorandum Prajurit TNI-AD, ASN, hingga Persatuan Istri Prajurit (Persit) Koorcabrem 084/Bhaskara Jaya, berbondong-bondong mendatangi Masjid Al-Badar, di Jalan Kertomenanggal V, Rabu (18/4). Mereka hadir untuk menggelar peringatan Isra Mikraj 1439 H/2018. Kegiatan yang dihadiri Komandan Korem (Danrem) 084/ Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli, mendatangkan penceramah Ustaz Drs H Abdul Haris MPd. Di hadapan jemaah , Ustaz Abdul Haris memparkan peristiwa Isra Mikraj ini memiliki arti tersendiri dalam kehidupan.FOTO: MEMORANDUM/TYOFOTO: MEMORANDUM/RIOJombang, Memorandum Pembunuhan sadis terjadi di sekitar simpang empat Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang Kota, Selasa (17/4) malam. Slamet Santoso (37), Satpam Gudang Bulog Mojongapit, tinggal di Perumahan Tunggorono, Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, ditusuk Erwin Yulianto (33), warga Jalan Purwotengah 5, Kota Mojokerto, yang tidak lain kakak ipar korban.Para prajurit Korem Bhaskara Jaya di Masjid Al-Badar.Selain berguna untuk menghindari diri dari perbuatan keji dan munkar, Isra Mikraj juga merupakan salah satu peristiwa yang dimuliakan oleh umat Muslim.“Hikmahnya sangat luar biasa bagi diri kita. Apalagi, Isra Mikraj merupakan salah satu moment suci bagi umat Muslim di dunia,” ujarnya. Senada, Kasi Pers Korem 084/ Bhaskara Jaya Letkol Arm SoegengBudiarto menjelaskan, selain memiliki makna yang sangat luas, peringatan momentum suci juga berguna bagi seluruh umat Muslim untuk terus memantapkan komitmennya, terlebih bagi prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya. “Saya harap, peringatan momentum Isra Mikraj ini, akan membawa dampak positif bagi kita semua,” ujar Soegeng Budiarto, kemarin. (tyo/fer)Surabaya, Memorandum Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) marak di wilayah Benowo, tepatnya di kos-kosan di Jalan Kandangan I/10. Tak tanggung-tanggung, pelaku berhasil menggondol dua unit Honda Vario sekaligus milik penghuni kos. Atas peristiwa ini, kemudian dilaporkan ke Polsek Benowo. Kanit Reskrim Polsek Benowo AKP Didik Tri Wahyudi saat dikonfirmasi Memorandum menjelaskan, kejadian ini belum bisa menjelaskan secara detail. “Saya cek dulu,” kata Didik, Rabu (18/4). Informasinya, dua motor yang raib, masing-masing Honda Vario S 4899 NY milik Asfahani dan Honda Vario L 4090 VH milik Rudi. Dua motorseharga Rp 22 juta itu, diketahui hilang pukul 03.45. “Saat itu, saya hendak berangkat bekerja dan melihat motor sudah tidak ada,” kata Asfahani, salah satu korban. Asfahani berusaha mencari tahu keberadaan motornya dengan bertanya ke tetangga kos, ternyata pelaku juga mencuri motor milik Rudi. “Pelaku masuk dengan cara merusak gembok pintu pagar. Gemboknya diduga juga dibawa pelaku karena dicari tidak ketemu,” ungkapnya. Sebab, masih kata Asfahani, pulang kerja sekitar pukul 22.15. Kemudian masuk mengunci pagar, sedangkan motornya diparkir depan kamar kos dalam terkunci stir. “Saya lalu istirahat (tidur),” imbuhnya. (rio/fer)Pemimpin Redaksi: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Sujatmiko. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Muchlis Darmawan, Syaifuddin, Noor Arief, Triyoko, Aris Setyoadji, Rahmat
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks