of 21

Paparan Sekda Ttg Pdt Di Jakarta

Description
1. PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL KABUPATEN PAKPAK BHARAT (Permasalahan dan Strategi Percepatannya) Drs. Gandi Wartha Manik, SE, ME Jakarta, 20 Agustus 2008 2.…
Transcript
  • 1. PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL KABUPATEN PAKPAK BHARAT (Permasalahan dan Strategi Percepatannya) Drs. Gandi Wartha Manik, SE, ME Jakarta, 20 Agustus 2008
  • 2. <ul><li>Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat. </li></ul><ul><li>Membangun dan mengembangkan ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada sektor pertanian, agroindustri. </li></ul><ul><li>Membangun sarana dan prasarana Daerah. </li></ul><ul><li>Meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan agama dalam kehidupan sehari-hari </li></ul><ul><li>Mendorong pengembangan kualitas pendidikan, masyarakat dan sumber daya manusia. </li></ul><ul><li>Meningkatkan rasa keadilan, kesehatan, kesetaraan, kebersamaan dan rasa persatuan dalam masyarakat </li></ul><ul><li>Meningkatkan kualitas dan sistem pembinaan aparatur pemerintahan, memberantas KKN. </li></ul><ul><li>Mendorong penegakan hukum yang konsisten dan meningkatkan rasa aman masyarakat </li></ul>TERWUJUDNYA MASYARAKAT KABUPATEN PAKPAK BHARAT YANG SEJAHTERA , BERIMAN, BERPENDIDIKAN, BERKEADILAN YANG DIDUKUNG OLEH TATA PEMERINTAH A N YANG BERSIH M I S I V I S I KABUPATEN PAKPAK BHARAT
  • 3. Letak geografis Kabupaten pakpak bharat terletak di wilayah pantai barat sumatera utara yaitu: 2.00 - 3.00 lu dan 96.00 - 98.00 bt Ketinggian: 250- 1500 meter dpl. Luas Wilayah : 121.830 Ha Keadaan lereng dan kemiringan tanah : - Datar (o°- 8°) ................................. = 6.396 Ha - Berombak (8°-15°) ........................ = 3.348 Ha - Bergelombang (15°-25°) .............. = 21.619 Ha - Curam (25°-40°) ............................ = 6.397 Ha - Terjal (>40°) ................................... = 84.070 Ha Wilayah Administrasi Pemerintahan : 8 Kecamatan dan 52 Desa dengan jumlah penduduk 38.286 jiwa.
  • 5. Sektor-sektor Perekonomian Masyarakat <ul><li>1. SEKTOR PERTANIAN </li></ul><ul><li>- Palawija (Padi Sawah, Padi Gogo, Jagung, Ketela Rambat, dll) </li></ul><ul><li>- HORTIKULTURA (TOMAT, CABE, SAYUR MAYUR DAN BUAH-BUAHAN) </li></ul><ul><li>2. SEKTOR PERKEBUNAN RAKYAT ( KOPI, NILAM, GAMBIR, KARET, KELAPA SAWIT DAN KEMENYAN) </li></ul><ul><li>3. SEKTOR PETERNAKAN (KERBAU, BABI, KAMBING, AYAM BURAS) </li></ul><ul><li>4. SEKTOR PERIKANAN ( IKAN NILA, IKAN MAS, IKAN LELE DAN IKAN JURUNG) </li></ul><ul><li>5. SEKTOR PERTAMBANGAN DAN PENGALIAAN (BAHAN GALIAN “C”, Timah Hitam, pasir kwarsa) </li></ul><ul><li>6. SEKTOR INDUSTRI/PENGOLAHAAN ( INDUSTRI KAYU DAN KERAJINAN) </li></ul><ul><li>7. SEKTOR PERDAGANGAN (HOTEL, RESTORAN/RUMAH MAKAN, PEDAGANG </li></ul><ul><li> BESAR DAN KECIL) </li></ul><ul><li>8. SEKTOR JASA-JASA (PEMERINTAHAN DAN SWASTA) </li></ul><ul><li>9. SEKTOR PENGANGKUTAN DAN KOMUNIKASI (ANGKUTAN JALAN RAYA) </li></ul>
  • 6. KOMODITI UNGGULAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT (PENGEMBANGANNYA DIINTEGRASIKAN DALAM PROGRAM AGROPOLITAN) JENIS KOMODITI UNGGULAN TANAMAN PANGAN DAN PALAWIJA HORTIKULTURA PERKEBUNAN PERIKANAN PETERNAKAN SAYURAN BUAH-BUAHAN <ul><li>- JAGUNG </li></ul><ul><li>KETELA </li></ul><ul><li>RAMBAT </li></ul>- KENTANG - CABE - JERUK - DURIAN -NILAM - GAMBIR - KOPI ARABIKA - KEMENYAN - IKAN NILA <ul><li>KERBAU </li></ul><ul><li>BABI </li></ul>
  • 7. Kondisi Perekonomian 5,79 230,91 137,623 6,47 65,93 0,06 0,27 0,33 10,83 12,60 1,76 1,15 7,07 5,66 207,589 130,087 5,96 66,69 0,06 0,29 0,34 9,91 12,88 1,57 1,15 7,11 5,92 188,493 123,115 4,46 67,27 0,06 0,31 0,35 9,17 13,03 1,40 1,16 7,27 6,66 169,509 116,231 4,95 68,23 0,07 0,34 0,33 8,50 13,01 1,18 1,15 7,20 5,49 144,28 108,968 4,25 71,01 0,07 0,38 0,34 7,02 11,24 1,01 1,13 7,81 % MILYAR (Rp) MILYAR (Rp) JUTA (Rp) % % % % % % % % % <ul><li>PERTUMBUHAN EKONOMI </li></ul><ul><li>PDRB BERLAKU </li></ul><ul><li>PDRB KONSTAN 2000 </li></ul><ul><li>PDRB PER KAPITA HARGA BERLAKU </li></ul><ul><li>STRUKTUR EKONOMI : </li></ul><ul><li>PERTANIAN </li></ul><ul><li>PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN </li></ul><ul><li>INDUSTRI PENGOLAHAN </li></ul><ul><li>LISTRIK, GAS DAN AIR BERSIH </li></ul><ul><li>BANGUNAN </li></ul><ul><li>PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN </li></ul><ul><li>PENGANGKUTAN DAN KOMUNIKASI </li></ul><ul><li>KEUANGAN, PERSEWAAN DAN JASA PERUSAHAAN </li></ul><ul><li>JASA-JASA </li></ul>1. 2. 3. 4. 5. TAHUN 2007 TAHUN 2006 TAHUN 2005 TAHUN 2004 TAHUN 2003 SATUAN INDIKATOR NO.
  • 8. PERMASALAHAN PEMBANGUNAN : <ul><li>KONDISI TOPOGRAFI WILAYAH YANG SEBAHAGIAN BESAR (67,02 %) MERUPAKAN LAHAN DENGAN KEMIRINGAN CURAM DAN TERJAL. </li></ul><ul><li>- RAWAN LONGSOR </li></ul><ul><li>- KESULITAN DALAM BUDI DAYA PERTANIAN </li></ul><ul><li>PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP (PKS) SEBAHAGIAN BESAR MASYARAKAT MASIH RENDAH </li></ul><ul><li>KEMAMPUAN PERMODALAN MASYARAKAT MASIH RENDAH </li></ul><ul><li>PENERAPAN TEKNOLOGI PERTANIAN BELUM MEMADAI </li></ul><ul><li>AKSES JALAN DARI DAN KE SENTRA PRODUKSI PERTANIAN MAUPUN PASAR KOMODITI LOKAL-REGIONAL BELUM MEMADAI </li></ul><ul><li>KETERBATASAN… </li></ul>
  • 9. PERMASALAHAN PEMBANGUNAN : <ul><li>KETERBATASAN ANGGARAN PEMERINTAH DAERAHPENGEMBANGAN AREAL PERTANIAN DAN PERKEBUNAN RAKYAT TERBENTUR PADA KEBERADAAN KAWASAN HUTAN YANG MENDOMINASI PORSI TERBESAR LUAS K ABUPATEN PAKPAK BHARAT . </li></ul><ul><li>BERDASARKAN SK MENTERI KEHUTANAN NOMOR 44 TAHUN 2005, SEBAHAGIAN BESAR WILAYAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT YAKNI 106.404,32 HA (87,35%) MERUPAKAN KAWASAN HUTAN . </li></ul><ul><li>KETERBATASAN ANGGARAN PEMERINTAH DAERAH </li></ul><ul><li>TAHUN 2008 : </li></ul><ul><li>APBD : Rp. 229,580,644,223,59. </li></ul><ul><li>PAD : Rp. 3.221.556.340,- </li></ul><ul><li>DAK : Rp. 41.962.000.000 ,- </li></ul><ul><li>TUGAS PEMBANTUAN : Rp. 7.689.862.000,- </li></ul>
  • 10. <ul><li>KEBIJAKAN STRATEGIS DAERAH PADA 4 (EMPAT) PRIORITAS PEMBANGUNAN: </li></ul><ul><li>BIDANG PERTANIAN </li></ul><ul><li>- BANTUAN KREDIT USAHA TANI </li></ul><ul><li>- BANTUAN PERMODALAN KOPERASI </li></ul><ul><li>- PENINGKATAN SDM PETANI </li></ul><ul><li>- BANTUAN BENIH TANAMAN/TERNAK </li></ul><ul><li>- BANTUAN SARANA PRODUKSI </li></ul><ul><li>- BANTUAN SARANA TEKNOLOGI </li></ul><ul><li>2. BIDANG PENDIDIKAN </li></ul><ul><li>- PELAKSANAAN SEKOLAH UNGGULAN </li></ul><ul><li>- PENGADAAN ALAT BANTU/MEDIA BELAJAR </li></ul><ul><li>- PENINGKATAN MUTU PENDIDIK </li></ul><ul><li>- LOKA KARYA PENINGKATAN ETHOS KERJA DAN SEMINAR- SEMINAR MOTIVASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT </li></ul>
  • 11. <ul><li>BIDANG KESEHATAN </li></ul><ul><li>- PENYELENGGARAAN ASURANSI KESEHATAN DAERAH </li></ul><ul><li>- PENINGKATAN KOMPETENSI TENAGA MEDIS </li></ul><ul><li>4.BIDANG INFRASTRUKTUR DAERAH </li></ul><ul><li>- PENINGKATAN KUALITAS JALAN DENGAN KONSENTRASI KE </li></ul><ul><li> JALAN KOLEKTOR DAN JALAN LINTAS DAERAH </li></ul><ul><li> (KABUPATEN/PROVINSI) </li></ul><ul><li>- PENINGKATAN KUALITAS JEMBATAN </li></ul><ul><li>- PENINGKATAN KUALITAS IRIGASI </li></ul>
  • 12. <ul><li>4 (EMPAT) PERMASALAHAN POKOK IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PPDT : </li></ul><ul><li>LEMAHNYA KOORDINASI ANTAR TINGKATAN PEMERINTAHAN (PUSAT, PROVINSI DAN KABUPATEN) DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN </li></ul><ul><li>PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN YANG DILUNCURKAN OLEH INSTANSI SEKTORAL PUSAT KE DAERAH DISETTING DALAM SKALA KECIL SEHINGGA DAMPAK PERTUMBUHAN YANG DIHARAPKAN TIDAK SEGERA TERLIHAT. </li></ul><ul><li>SUMBER DAYA PEMBIAYAAN UNTUK MENDUKUNG PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN BELUM SESUAI DENGAN KEBUTUHAN PENGENTASAN KETERTINGGALAN DAERAH YANG DIMENSINYA SANGAT LUAS. </li></ul><ul><li>ORIENTASI PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PEREKONOMIAN LOKAL BELUM TERMANIFESTASI DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL. </li></ul>
  • 13. <ul><li>STRATEGI PERCEPATAN PEMBANGUNAN: </li></ul><ul><li>PENINGKATAN KOORDINASI PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL ANTAR SELURUH TINGKATAN PEMERINTAHAN. </li></ul><ul><li>SKALA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN PERLU DIPERBESAR DAN DIPERLUAS SESUAI KARAKTERISTIK KETERTINGGALAN DAERAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT. </li></ul><ul><li>PENINGKATAN ALOKASI ANGGARAN SEKTORAL PUSAT UNTUK MENDANAI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN </li></ul><ul><li>FASILITASI PENYELENGGARAAN KEGIATAN INVESTASI UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL KHUSUSNYA MELALUI PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN. </li></ul><ul><li>PENGUATAN… </li></ul>
  • 14. <ul><li>PENGUATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN PEMERINTAH DAN MASYARAKA T </li></ul><ul><li>KERJASAMA PENINGKATAN KUALITAS INFRASTRUKTUR JALAN DAN IRIGASI </li></ul><ul><li>KERJASAMA PENINGKATAN KUALITAS INFRASTRUKTUR KOMUNIKASI </li></ul><ul><li>KERJASAMA PENINGKATAN KUALITAS INFRASTRUKTUR LISTRIK </li></ul>
  • 21. <ul><li>NJUAH-NJUAH </li></ul><ul><li>LIAS ATE … </li></ul><ul><li>JAKARTA, 20 AGUSTUS 2008. </li></ul><ul><li>SEKRETARIS DAERAH </li></ul><ul><li>KABUPATEN PAKPAK BHARAT </li></ul><ul><li>Drs. GANDI WARTHA MANIK, SE.ME. </li></ul>
  • We Need Your Support
    Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

    Thanks to everyone for your continued support.

    No, Thanks