of 16

Pidato Bupati Pakpak Bharat pada saat Peluncuran Tema Pembangunan Tahun 2009

Description
1. PELUNCURAN THEMA PEMBANGUNAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT TAHUN 2009 2. TUJUAN PELUNCURAN THEMA PEMBANGUNAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT TAHUN 2009 <ul><li>UNTUK…
Transcript
  • 1. PELUNCURAN THEMA PEMBANGUNAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT TAHUN 2009
  • 2. TUJUAN PELUNCURAN THEMA PEMBANGUNAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT TAHUN 2009 <ul><li>UNTUK MENSOSIALISASIKAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT KEPADA SEMUA PEMANGKU KEPENTINGAN AGAR TERCIPTA PEMAHAMAN YANG SAMA MENGENAI ARAH DAN FOKUS PEMBANGUNAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT TAHUN ANGGARAN 2009; </li></ul>b. MENYATUKAN TEKAD DAN MENGGALANG DUKUNGAN SEMUA KOMPONEN DALAM RANGKA MENSUKSESKAN PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBANGUNAN PAKPAK BHARAT TAHUN 2009; c. MENGKOMUNIKASIKAN BEBERAPA PERMASALAHAN PRINSIPIL YANG MENJADI KENDALA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI KABUPATEN PAKPAK BHARATDENGAN HARAPAN AKAN MUNCUL MASUKAN-MASUKAN YANG BERGUNA DALAM RANGKA PENANGGULANGANNYA DI WAKTU MENDATANG.
  • 3. “ PEMBANGUNAN EKONOMI DENGAN PENINGKATAN ETHOS KERJA APARATUR DAN PARTISIPASI MASYARAKAT ”
  • 4. THEMA INI AKAN MENJADI PENDORONG DAN PERANGSANG BAGI SEGENAP JAJARAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT PAKPAK BHARAT DALAM RANGKA AKSELERASI PEMBANGUNAN DI DAERAH INI. ASPEK YANG TERKANDUNG DALAM THEMA TERSEBUT, YAITU PEMBANGUNAN EKONOMI, PENINGKATAN ETHOS KERJA APARATUR DAN PARTISIPASI MASYARAKAT SEKALIGUS MENJADI FOKUS PEMBANGUNAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT TAHUN ANGGARAN 2009
  • 5. DATA PDRB KABUPATEN PAKPAK BHARAT TAHUN 2007 MEMPERLIHATKAN BAHWA SEKTOR PERTANIAN , WALAUPUN MASIH TETAP SEBAGAI SEKTOR EKONOMI DOMINAN, SECARA KUMULATIF PERANANNYA CENDERUNG MENGALAMI PENURUNAN SEMENTARA BEBERAPA SEKTOR MENGALAMI PERTUMBUHAN YANG CUKUP SIGNIFIKAN. PADA TAHUN 2007, SEKTOR YANG MENGALAMI PERTUMBUHAN CUKUP BAIK ADALAH SEKTOR BANGUNAN SEBESAR 16,77 %, SEKTOR PENGANGKUTAN DAN KOMUNIKASI 11,05 %, SEKTOR JASA-JASA SEBESAR 7,39 % DAN SEKTOR LISTRIK, GAS DAN AIR BERSIH SEBESAR 7,30 % SEMENTARA PERTUMBUHAN SEKTOR PERTANIAN PADA PERIODE INI ADALAH SEBESAR 3,92 %.
  • 6. Kondisi Perekonomian 5,79 230,91 137,623 6,47 65,93 0,06 0,27 0,33 10,83 12,60 1,76 1,15 7,07 5,66 207,589 130,087 5,96 66,69 0,06 0,29 0,34 9,91 12,88 1,57 1,15 7,11 5,92 188,493 123,115 4,46 67,27 0,06 0,31 0,35 9,17 13,03 1,40 1,16 7,27 6,66 169,509 116,231 4,95 68,23 0,07 0,34 0,33 8,50 13,01 1,18 1,15 7,20 5,49 144,28 108,968 4,25 71,01 0,07 0,38 0,34 7,02 11,24 1,01 1,13 7,81 % MILYAR (Rp) MILYAR (Rp) JUTA (Rp) % % % % % % % % % <ul><li>PERTUMBUHAN EKONOMI </li></ul><ul><li>PDRB BERLAKU </li></ul><ul><li>PDRB KONSTAN 2000 </li></ul><ul><li>PDRB PER KAPITA HARGA BERLAKU </li></ul><ul><li>STRUKTUR EKONOMI : </li></ul><ul><li>PERTANIAN </li></ul><ul><li>PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN </li></ul><ul><li>INDUSTRI PENGOLAHAN </li></ul><ul><li>LISTRIK, GAS DAN AIR BERSIH </li></ul><ul><li>BANGUNAN </li></ul><ul><li>PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN </li></ul><ul><li>PENGANGKUTAN DAN KOMUNIKASI </li></ul><ul><li>KEUANGAN, PERSEWAAN DAN JASA PERUSAHAAN </li></ul><ul><li>JASA-JASA </li></ul>1. 2. 3. 4. 5. TAHUN 2007 TAHUN 2006 TAHUN 2005 TAHUN 2004 TAHUN 2003 SATUAN INDIKATOR NO.
  • 7. SEKTOR PERTANIAN DALAM ARTI LUAS, YANG MELIPUTI PERTANIAN TANAMAN PANGAN, HORTIKULTURA, PERKEBUNAN, PERIKANAN DAN PETERNAKAN YANG KITA HARAPKAN MAMPU MENJADI PENYANGGA SEKALIGUS PENDORONG PERTUMBUHAN PEREKONOMIAN DAERAH, HINGGA SAAT INI MEMANG BELUM BEGITU SIGNIFIKAN P ERKEMBANG ANNYA DENGAN BAIK JIKA DILIHAT DARI JUMLAH MAUPUN KUALITAS KOMODITAS YANG DIHASILKAN DARI TAHUN KE TAHUN. BELUM BANYAK PRODUK PERTANIAN KITA YANG MAMPU MEMASUKI PASAR LOKAL , REGIONAL. KOMODITAS YANG DIPERDAGANGKAN DI PASAR-PASAR TRADISIONAL KITA DI PAKPAK BHARAT SEBAHAGIAN BESAR DATANG DARI DAERAH LAIN.
  • 9. PADA TAHUN ANGGARAN 2009 INI , PEMERINTAH KABUPATEN PAKPAK BHARAT BEKERJA SAMA DENGAN PT. BANK SUMUT CABANG SALAK AKAN MELANJUTKAN PROGRAM KREDIT NDUMA PAKPAK BHARAT (KNPB) DENGAN JUMLAH ANGGARAN SEBESAR RP. 2.000.000.000,- (DUA MILYAR RUPIAH). DISAMPING ITU, UNTUK MENINGKATKAN AKSES PERMODALAN PETANI DARI PIHAK LEMBAGA KEUANGAN , PADA TAHUN ANGGARAN 2009 DIALOKASIKAN ANGGARAN UNTUK PENSERTIFIKATAN TANAH PETANI SE JUMLAH RP. 500.000.000,-
  • 10. ALOKASI ANGGARAN DALAM BENTUK BELANJA LANGSUNG UNTUK PEMBANGUNAN SEKTOR PERTANIAN PADA SKPD DINAS PERTANIAN DAN BADAN PENYULUH PERTANIAN, PERKEBUNAN, PERIKANAN DAN KEHUTANAN PADA TAHUN ANGGARAN 2009 INI TERSEDIA SEJUMLAH Rp. 12.802.832.850,-.
  • 11. APARATUR HARUS MEMILIKI KESADARAN, KEMAUAN DAN DISIPLIN UNTUK MEMPERBAIKI DAN MENINGKATKAN ETHOS KERJANYA. 8 (DELAPAN) ASPEK ETHOS KERJA DALAM MELAKSANAKAN PEKERJAAN YAITU : <ul><li>BEKERJA SEBAGAI RAHMAT; </li></ul><ul><li>BEKERJA SEBAGAI AMANAH; </li></ul><ul><li>BEKERJA SEBAGAI PANGGILAN; </li></ul><ul><li>BEKERJA SEBAGAI AKTUALISASI DIRI; </li></ul><ul><li>BEKERJA SEBAGAI IBADAH; </li></ul><ul><li>BEKERJA SEBAGAI SENI; </li></ul><ul><li>BEKERJA SEBAGAI KEHORMATAN; </li></ul><ul><li>BEKERJA SEBAGAI PELAYANAN. </li></ul>
  • 12. ETHOS KERJA APARATUR SETIDAKNYA JUGA HARUS TERMANIFESTASI DALAM BEBERAPA KOMPONEN YAITU: <ul><li>PRESTASI </li></ul><ul><li>DISIPLIN </li></ul><ul><li>DEDIKASI </li></ul><ul><li>LOYALITAS </li></ul><ul><li>TIDAK TERCELA </li></ul>PD2LT
  • 13. ETHOS KERJA YANG BAIK AKAN MEMBAWA IMPLIKASI PADA PENINGKATAN KINERJA APARATUR PEMERINTAH DAERAH. DALAM RANGKA PENINGKATAN KINERJA APARATUR DAN UNTUK MELAKSANAKAN KETENTUAN INPRES NOMOR 5 TAHUN 2004 TENTANG PERCEPATAN PEMBERANTASAN KORUPSI PERLU DILAKSANAKAN PENETAPAN KINERJA BAGI SELURUH SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH. TARGET KINERJA SKPD YANG DITETAPKAN, AKAN MENJADI ACUAN BAGI PERANGKAT DAERAH DALAM MEMACU KINERJANYA PADA TAHUN ANGGARAN 2009 DAN MENJADI PEDOMAN EVALUASI BAGI BAGI BUPATI SELAKU KEPALA DAERAH UNTUK MELAKSANAKAN PENILAIAN TERHADAP EKSISTENSI JABATAN YANG SAAT INI DIPERCAYAKAN KEPADA PARA PEJABAT STRUKTURAL PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH.
  • 14. PARADIGMA PEMBANGUNAN YANG KITA ANUT SAAT INI, MENEMPATKAN MASYARAKAT SEBAGAI OBYEK SEKALIGUS SUBYEK PEMBANGUNAN ITU SENDIRI. ARTINYA, MASYARAKAT HARUS MAMPU MEMPERLIHATKAN KETERLIBATANNYA SECARA AKTIF DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PEMBANGUNAN YANG DIGAGAS OLEH PEMERINTAH DAN LEBIH JAUH JUGA DIHARAPKAN MAMPU MENGAMBIL PRAKARSA UNTUK MERENCANAKAN PEMBANGUNAN DENGAN MEMANFAATKAN KEKUATANNYA SENDIRI.
  • 15. ANGGOTA MASYARAKAT, JUGA DIHARAPKAN MAMPU MENGEMBANGKAN KOMUNIKASI YANG BAIK DENGAN JAJARAN PEMERINTAH DAERAH DALAM RANGKA MENYEMPURNAKAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN YANG DITEMPUH PEMERINTAH DAERAH SERTA MEMBERIKAN SUMBANGAN PEMIKIRAN DALAM RANGKA IMPLEMENTASINYA. PADA SISI LAIN, DALAM RANGKA PERWUJUDAN TRANSPARANSI PENYELENGGARAAN PEMBANGUNAN, MAKA ANGGOTA MASYARAKAT JUGA DIHARAPKAN KESEDIAANNYA UNTUK IKUT SERTA MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP PELAKSANAAN KEGIATAN-KEGIATAN PEMBANGUNAN TERSEBUT. PEMERINTAH DAERAH, AKAN SENANTIASA MEMBUKA DIRI TERHADAP MASUKAN DAN KRITIK YANG BERSIFAT KONSTRUKTIF DARI PIHAK MASYARAKAT
  • 16. <ul><li>NJUAH-NJUAH </li></ul><ul><li>LIAS ATE … </li></ul>BUPATI PAKPAK BHARAT
  • We Need Your Support
    Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

    Thanks to everyone for your continued support.

    No, Thanks