of 14

Portal

Description
portal
Transcript
  3. Kekakuan Tingkat Pada Portal3.1   Konsep Perencanaan Portal Portal merupakan hal yang umum dipakai dalam memodelkan struktur sebuah gedung.Portal adalah suatu struktur kerangka kaku dimana tersusun dari anggota-anggota yang dihubungkan dengan penghubung kaku (misalnya las atau baut). Suatu struktur portal teranalisa secara lengkap apabila telah diperoleh gaya geser, gaya aksial dan momennya diseluruh bagian anggota. Oleh karena itu, portal akan mengalami rotasi dan defleksi pada elemen-elemen lokalnya akibat beban-beban yang bekerja. Selain itu juga akan terjadi kompatibilitas pada lokasi titik kumpulnya.Portal yang merupakan permodelan suatu struktur terbagi dua yaitu portal terbuka dan  portal isi. Dalam portal isi, dinding pengisi pada umumnya digunakan sebagai partisi atau  penutup luar pada struktur portal beton bertulang. Pemasangannya akan dikerjakan setelah struktur utama selesai dikerjakan dan dianggap sebagai komponen non-struktur pada dasarnya,dinding pengisi merupakan komponen non-struktur yang dianggap tidak memberikan sumbangan yang berarti terhadap kekakuan dan kekuatan struktur, tetapi pada kenyataannya dinding pengisi memberikan pengaruh besar terhadap keruntuhan gedung sehingga perilakunya berbeda dengan portal terbuka. (Diptes Das dan ! #urty, $%%&)  Pada dasarnya sistem struktur bangunan terdiri $, yaitu'.Portal terbuka, dimana seluruh momen-momen dan gaya yang bekerja pada konstruksi ditahan sepenuhnya oleh pondasi, sedangkan  sloof   hanya berfungsi untuk menahan dinding saja. Pada portal terbuka kekuatan dan kekakuan portal dalam menahan beban lateral dan kestabilannya tergantung pada kekuatan dari elemen-elemen strukturnya (aralho,$%$).$.Portal tertutup, dimana momen-momen dan gaya yang bekerja pada konstruksi ditahanterlebih dahulu oleh  sloof / beam  kemudian diratakan, baru sebagian kecil beban dilimpahkan ke pondasi. Sloof / beam  berfungsi sebagai pengikat kolom yang satu dengan yang lain untuk mencegah terjadinya  Differential Settlement  . Perilaku portal dengan dinding bata terhadap pembebanan lateral telah lamadiselidiki, akibat beban lateral yang terjadi mengakibatkan timbulnya interaksi antara dinding pengisi dengan portal ( *olmes,+) (Smith, ++), (#ehrabi, ++)nalisa statis linear dan dan nalisis dinamik (*) hasil model yaitu tanpa  strut   dengan  strut   dinding pengisi dengan pembukaan luar pusat diperoleh hasil  bah/a  strut   diagonal akan mengubah kinerja seismic bangunan . Peningkatan  persentase pada portal terbuka terjadi penurunan kekakuan lateral (#.*.0inya , $%&).Struktur yang berperilaku demikian sangat daktail saat terjadi gempa, akibat dinding pengisi yang tidak merata dapat berubah menjadi struktur yang mempunyai keruntuhan  soft story.  3.2   Bangunan  Soft Storey Salah satu definisi bangunan gedung tidak beraturan adalah adanya suatu tingkat yang lemah, yang kekakuannya jauh lebih kecil dari pada tingkat-tingkat yang lain (  soft storey ). Didalam S12 %3-$%%$, P45675-$%%$ atau S12 %3-8$ ($%%) dijelaskan tentang  bangunan gedung reguler itu adalah gedung yang sistem strukturnya memiliki kekakuan lateral yang beraturan tanpa adanya tingkat lunak (  soft storey ). 9ang dimaksud dengan struktur tingkat lunak adalah suatu tingkat yang mana kekauan lateralnya kurang dari 8% persen kekakuan lateral tingkat diatasnya atau kurang dari :% persen kekakuan lateral rata-rata 3 tingkat diatasnya.Pemilihan sistem struktur dengan  soft storey  pada dasarnya adalah konsek/ensi dari sistem tata ruang ataupun dari perencanaan arsitektur. 2lustrasi dari struktur gedung yang mempunyai sistem  soft storey  ditunjukkan pada 5ambar $..Pada dasarnya kolom yang mengalami  soft storey  dapat dikategorikan sebagai kolom yang menerima beban relatif kuat dari struktur diatasnya (5ambar $.a). 4ategori lainnya adalah kolom yang tidak menerus ( discontinue ) dari lantai yang berurutan diatasnya (5ambar $.b). Struktur dengan  soft storey  akan memperbesar deformasi lateral dan gaya geser pada kolom (min, $%, Saiful 2slam, $%$, Sharma $%$). 4eruntuhan bangunan akibat gempa salah satunya juga dapat diakibatkan oleh pemilihan struktur  soft storey  (ntonius ; <idhianto, $%3).(a)(b)5ambar $. Struktur 5edung dengan Soft Storey  pada =antai 
Previous:

DRAFT 1

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks