of 27

SCI Refrat Fix

Description
Spinal Cord Injury
Transcript
    REFERAT SPINAL CORD INJURY DISUSUN OLEH :   Muhammad Fariza Audi G99162031 Mahatma Chakra Wardana G99172107 Alexander Nugroho S W G99171005 Dokter Muda Periode : 4-10 Juni 2018 PEMBIMBING : dr. R. Andhi Prijosedjati, Sp. OT (K) KEPANITERAAN KLINIK/ PROGRAM STUDI PROFESI DOKTER BAGIAN ILMU ORTHOPAEDI DAN TRAUMATOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET RUMAH SAKIT ORTHOPAEDI PROF.DR.R. SOEHARSO SURAKARTA 2018  1 HALAMAN PENGESAHAN Referat ini disusun untuk memenuhi persyaratan Kepaniteraan Klinik Ilmu Orthopaedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret / Rumah Sakit Orthopaedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta. Referat dengan judul: Spinal Cord Injury Hari, tanggal : Rabu, 6 Juni 2018 Oleh: Muhammad Fariza Audi (G99162031) Mahatma Cakra Wardana (G99172107) Alexander Nugroho S W (G99171005) Mengetahui dan menyetujui, Pembimbing Presentasi Kasus dr. R. Andhi Prijosedjati, Sp. OT (K)  2 BAB I PENDAHULUAN Cedera medula spinalis dapat didefinisikan sebagai semua bentuk cedera yang mengenai medula spinalis baik yang menimbulkan kelainan fungsi utamanya (motorik, sensorik, otonom dan reflek) secara lengkap atau sebagian. 1  Cedera medula spinalis merupakan salah satu penyebab utama disabilitas neurologis akibat trauma. Pusat data nasional cedera medula spinalis (National Spinal Cord Injury Statistical Center/  NSCISC 2004) memperkirakan setiap tahun di Amerika serikat ada 11.000 kasus cedera medula spinalis. Umumnya terjadi pada remaja dan dewasa muda (usia 16-30 tahun), dan biasanya lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan wanita. Penyebab tersering adalah kecelakaan lalu lintas (50,4%), jatuh (23,8%), dan cedera yang berhubungan dengan olahraga (9%). Sisanya akibat kekerasan terutama luka tembak dan kecelakaan kerja. 1,2,3  Dahulu, penatalaksanaan cedera medula spinalis akut hanya terapi konservatif. Menurut  National Acute Spinal Cord Injury Studies  (NASCIS-1, 2, dan 3), penemuan terapi farmakologi dengan metilprednison menurunkan defisit neurologis. Baru-baru ini operasi dekompresi, stabilisasi dan fiksasi tulang belakang secara potensial mampu memperbaiki kerusakan akibat cedera medula spinalis. Hal tersebut menunjukkan kelak pendekatan secara farmakologi dan operasi akan mampu menurunkan kerusakan akibat cedera tersebut    3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.   Definisi Cedera medula spinalis dapat didefinisikan sebagai semua bentuk cedera yang mengenai medula spinalis baik yang menimbulkan kelainan fungsi utamanya (motorik, sensorik, otonom dan reflek) secara lengkap atau sebagian. 1   B.   Epidemiologi Menurut NSCISC, di USA terjadi 11.000 kasus cedera medula spinalis tiap tahun. 1 Penyebab utama cedera medula spinalis antara lain kecelakaan (50,4%), terjatuh (23,8%), dan cedera yang berhubungan dengan olahraga (9%). Sisanya akibat kekerasan terutama luka tembak dan kecelakaan kerja. 1,3  C.   Anatomi  Medula spinalis merupakan bagian dari susunan saraf pusat (SSP). Terbentang dari foramen magnum sampai dengan L1, di L1 melonjong dan agak melebar yang disebut conus terminalis atau conus medullaris (Gambar 1). Terbentang dibawah conus terminalis serabut-serabut bukan saraf yang disebut filum terminale yang merupakan  jaringan ikat.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks