of 9

Sk Kebijakan Asesmen Pasien Rsud Pesanggrahan

Description
SK KEBIJAKAN AP
Transcript
    RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PESANGGRAHAN DINAS KESEHATAN PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RSUD PESANGGRAHAN  NOMOR 283 TAHUN 2018 TENTANG PEMBERLAKUAN PEDOMAN ASSESMEN PASIEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHAA ESA DIREKTUR RSUD PESANGGRAHAN Menimbang : a. Bahwa untuk mendukung keberhasilan pengobatan pasien perlu proses assesmen pasien yang harus segera dilakukan dan berkelanjutan serta pelayanan yang terencana terkait kondisi pasien berubah. b. Bahwa untuk proses assesmen pasien perlu pengumpulkan informasi data pasien, menganalisa informasi dan mengidentifikasi kebutuhan pelayanan kesehatan pasien. c. Bahwa untuk proses assesmen pasien yang efektif guna menghasilkan keputusan kebutuhan pelayanan pasien perlu dikeluarkan Keputusan tentang Kebijakan Asesmen Pasien di RSUD Pesanggrahan Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 144 Tambahan Lembaran Negara Nomor 5063) 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 nomor 153 Tambahan Lembaran Negara Nomor 5072). 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 tentang Informasi Publik. 5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. 6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1691/MENKES/PER/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien  Rumah Sakit 7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1171/MENKES/PER/VI/2011 tentang Sistem Informasi Rumah Sakit 8. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor1438/MENKES/PER/IX/2010 tentang Standar Pelayanan Kedokteran 9. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis 10. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129/MENKES/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. 11. Keputusan direktur tentang Struktur Organisasi RSUD Pesanggrahan No.............. Tahun 2015 MEMUTUSKAN Menetapkan : Kesatu : Memberlakukan kebijakan assesmen pasien di RSUD Pesanggrahan Kedua : Kebijakan assesmen pasien RSUD Pesanggrahan sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini Ketiga : Manajemen rumah sakit menyelenggarakan assesmen pasien secara komprehensif sesuai kebutuhan pasien dan mengutamakan prinsip keselamatan pasien. Keempat : Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perubahan dan diperbaikan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 09 Maret 2017 RSUD Pesanggrahan Drg. Endah Kartika Dewi, MARS   Nip:196712071994032004 LAMPIRAN PERATURAN DIREKTUR RSUD PESANGGRAHAN NOMOR : TANGGAL : TENTANG : KEBIJAKAN ASSESMEN PASIEN I. Pengertian 1. Assesmen pasien adalah penilaian kondisi pasien sebagai proses yang terus menerus dan dinamis yang digunakan di seluruh unit rawat inap dan rawat jalan rumah sakit dalam melaksanakan kegiatan dan tindakan guna memenuhi kebutuhan pengobatan pasien 2. Kebijakan asesmen pasienadalah ketentuan yang akan dijadikan pedoman agar proses asesmen pasien efektif dan menghasilkan keputusan tentang pengobatan pasien yang harus segera dilakukan dan kebutuhan pengobatan berkelanjutan untuk pelayanan terencana dan ketika kondisi pasien berubah II. Tujuan 1. Mengumpulkan informasi dari data keadaan fisik, psikologis, sosial dan riwayat kesehatan pasien   2. Analisis informasi dan data, termasuk hasil laboratorium dan radiologiuntuk mengidentifikasi kebutuhan pelayanan kesehatan pasien.   3. Membuat rencana pelayanan untuk memenuhi semua kebutuhan pasien telah diidentifikasi.  III. Kebijakan Assesmen Pasien di RSUD Pesanggrahan 1. Assesmen yang baku a. Semua pasien yang dilayani harus diidentifikasi kebutuhan pelayanannya melalui suatu proses assesmen b. Rumah sakit menetapkan assesmen informasi yang diperoleh dari pasien atau keluarga serta informasi yang harus tersedia bagi pasien rawat jalan  dan rawat inap c. Rumah sakit menetapkan tentang informasi yang didokumentasikan untuk assesmen 2. Penetapan isi minimal assesmen a. Isi minimal assesmen ditetapkan oleh setiap staff klinis yang melakukan assesmen dan merinci elemen yang dibutuhkan pada riwayat penyakit dan pemeriksaan fisik pasien. b. Isi minimal dari assesmen pasien rawat jalan terdiri dari: 1) Identitas pasien 2) Tanggal dan waktu 3) Hasil anamnesis, mencakup keluhan utama, perjalanan penyakit, alergi obat dan riwayat penyakit terdahulu serta rasa nyeri. 4) Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medik 5) Diagnosis 6) Rencana penatalaksanaan 7) Pengobatan dan atau tindakan 8) Pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien 9) Kebutuhan edukasi 10) Persetujuan tindakan bila diperlukan c. Isi minimal dari assesmen pasien rawat rawat inap: 1) Identitas pasien 2) Tanggal dan waktu 3) Hasil anamnesis yaitu mencakup keluhan utama, perjalanan penyakit, alergi obat dan riwayat penyakit terdahulu serta rasa nyeri. 4) Hasil pemeriksaan fisik dan penunjang medik 5) Diagnosis 6) Rencana penatalaksanaan 7) Pengobatan dan atau tindakan 8) Persetujuan tindakan bila diperlukan 9) Catatan observasi klinis dan hasil pengobatan 10) Kebutuhan edukasi 11) Kebutuhan perencanaan pulang ( discharge planning  ) 12) Nama dan tanda tangan dokter, perawat, tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan d. Isi minimal assesmen gawat darurat terdiri dari: 1) Identitas pasien 2) Kondisi saat pasien tiba di sarana pelayanan kesehatan 3) Tanggal dan waktu
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks